“Realisasi dalam Mimpi”
Malam itu aku dibingungkan dengan pertanyaan yang temanku berikan padaku, “Jika ada pilihan lain selain hidup kamu memilih apa?” begitu yang ia tuturkan..
Sejenak aku berfikir dan akhirnya aku pun mencoba
menjawabnya, “Aku memlih untuk tidur, setengah hidup setengah mati atau apalah
definisinya, yang pasti aku ingin beranjak pada alam bawah sadarku”
Ia pun bertanya kepadaku lagi “kenapa kamu lebih
memlih untuk tidur?”
Aku merasa ketika aku tertidur semua rasa sakit yang
aku rasakan saat itu seketika hilang, mungkin sakit ku pun ikut terlelap dalam
tidurku, bukan hanya rasa sakit tetapi semua masalah ku sedikit hilang tertelan
mata yang terpejam. Beristirahat dari lelahnya kehidupan yang dijalani, sekejap
berhenti menantap kenyataan yang tak sesuai dengan ekspektasi.
Mungkin di alam bawah sadarku nanti aku bisa
merangkai sendiri kehidupan yang abadi, hidup yang sesuai dengan apa yang aku impikan,
bersama semua imajinasiku akan ku rangkai hidup dalam mimipi, mimpi yang indah
lebih dari hidup yang ku jalani saat ini. Dan aku juga tak akan lupa
menyertakan kamu, kamu yang hanya ilusi dalam dunia nyataku, aku akan
merealisasikan kamu dalam dunia mimpiku,
nantikanlah kamu akan abadi dengan imajinasiku.
Walupun sejatinya tidur tak bisa menyelesaikan
masalah, tak bisa benar benar hilangkan rasa sakit yang aku derita setidaknya
aku bisa merasa lebih tenang dibanding sebelumnya, lebig baik dari sebelumnya, mungkin
karena ku temukan bahagiaku disana..
satu masalah hilang
rasa sakit ku pergi walaupun akan kembali nantinya,
tapi aku tak takut untuk menyambutnya kembali..
Mungkin tidur bisa dikatakan sebagai satu-satunya
obat penenang yang aku miliki saat ini, obat yang paling mudah untuk dicari
tanpa harus mengeluarkan uang sepeserpun..
Pilihanku, membangun mimpi bersama imajinasi yang
kan abadi..
jawaban yang bagus, TIDUR..
BalasHapusaku juga suka ^_^
---
Tulisan nya bagus-bagus teh,, maju terus,sukses selalu …
iya siapa orangnya sih yang ngga suka aktifitas setenang itu ^^
Hapusmakasih teh, amiiin:)